Desa Nyalindung, Cianjur – BUMDes Sangkan Hurip resmi menghidupkan mesin ekonomi kerakyatan dengan modal awal Rp 225 juta. Di lahan sewa seluas 500 meter, tim yang dipimpin Cecep Saepul Milah (Ketua) dan Yedi Kusnadi (Bendahara) mengolah tiga komoditas unggulan:
– *Peternakan:* 132 ekor kelinci & 5 ekor kambing.
– *Perikanan:* Budidaya lele konsumsi, diproyeksikan meraup Rp 5,5 juta per tahun.
– *Pertanian:* 5 ribu bibit cabai siap panen.
Total pendapatan diperkirakan mencapai Rp 14 juta per tahun, cukup untuk menggantikan dua tenaga kerja lokal yang mengelola operasional harian.
Yedi Kusnadi menegaskan, “Kami butuh dukungan rutin dan pengawasan transparan supaya penjualan stabil dan PADes terus naik.” Untuk menjaga kualitas, tim rutin berkonsultasi dengan ahli perikanan dan berencana mengolah limbah ternak menjadi pupuk organik.
Kepala Desa Nyalindung, Muh. Jaenudin, memberikan dukungan penuh: “Harapannya BUMDes ini tidak hanya berjalan, tapi bersaing profesional dan menjadi sumber pendapatan utama warga.”
Dengan strategi diversifikasi produk (fillet lele, saus cabai) dan pemanfaatan limbah, BUMDes Sangkan Hurip bertekad menjadikan “Uang Desa” sebagai “Uang Rakyat” yang berkelanjutan.
Tan.




















