banner 728x250
Berita  

Ketua DPC PDI Perjuangan Cianjur Kunjungi Keluarga Korban Tragedi Dua Buah Labu Siam

banner 120x600
banner 468x60

CIANJUR – Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Cianjur, Hj. Susilawati, S.H., M.K.P., melakukan kunjungan takziyah ke rumah duka almarhum M (57), warga yang meninggal dunia secara tragis setelah menjadi korban penganiayaan akibat diduga mengambil dua buah labu siam untuk berbuka puasa.

Dalam kunjungan tersebut, Hj. Susilawati didampingi oleh Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Cianjur, Ketua Ranting PDI Perjuangan Warungkondang, serta Ketua Ranting Desa Talaga.

Kehadiran rombongan disambut isak tangis oleh ibu korban, Ibu Ining (99), dan adik korban, Tita, di kediamannya.

Dalam wawancaranya di lokasi, Hj. Susilawati yang juga merupakan anggota DPRD Kabupaten Cianjur menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas peristiwa memilukan ini.

“Kami dari jajaran DPRD Kabupaten Cianjur dan keluarga besar PDI Perjuangan mengucapkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya. Kami sangat prihatin, semoga almarhum diterima segala amal iman dan Islamnya,” ujar Susilawati.

Ia menegaskan bahwa peristiwa ini bukan sekadar tindak kriminal biasa, melainkan sebuah “alarm keras” bagi tatanan sosial di masyarakat.

“Ini adalah potret nyata dan dampak sosial dari kemiskinan yang masih menghimpit rakyat kita. Sangat menyayat hati ketika kebutuhan dasar untuk berbuka puasa berujung pada hilangnya nyawa. Kejadian ini harus direspon serius oleh semua pihak agar tidak pernah terulang kembali,” tegasnya.

Sebagai bentuk tanggung jawab moral dan kepedulian partai terhadap “Wong Cilik”, PDI Perjuangan tidak hanya datang untuk berbelasungkawa secara lisan.juga

Memberikan bantuan untuk meringankan beban keluarga yang ditinggalkan.

PDI Perjuangan berkomitmen untuk membantu biaya pendidikan bagi anak korban atau anggota keluarga yang masih menempuh studi.

Lebih lanjut, Susilawati meminta pemerintah daerah untuk mengevaluasi program-program jaring pengaman sosial. Ia menekankan bahwa kepekaan sosial harus ditingkatkan, terutama dalam mendeteksi warga yang berada di garis kemiskinan ekstrem.

“Semua pihak harus membuka mata. Pemerintah harus lebih memperhatikan dan memiliki kebijakan serta program yang benar-benar pro terhadap rakyat kecil. Jangan sampai ada lagi warga yang kelaparan di tengah-tengah kita,” pungkasnya.

Pihak keluarga, melalui Ibu Ining dan Tita, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Mereka mendoakan agar jajaran PDI Perjuangan senantiasa diberikan kesehatan dan keberkahan dalam menjalankan tugas.

Tan.

 

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *